Prancis vs Belgia, Vermaelen Waspada Ancaman Mbappe

Prancis vs Belgia akan merebutkan satu tiket menuju final Piala Dunia 2018 Rusia, Rabu (11/7) dini hari WIB mendatang. Laga tersebut diperkirakan akan menyajikan salah satu pertunjukan terbaik antara dua tim yang sama kuat.

Prancis berhasil melaju ke semifinal setelah tampil meyakinkan di fase gugur dengan mengalahkan Argentina dan Uruguay. Permainan Prancis kini sudah jauh berbeda dari penampilan mereka di fase grup yang dinilai kurang meyakinkan.

Sementara itu, Belgia juga tengah dalam laju positif setelah mengalahkan tim kuat Brasil (2-1) di perempat final. Laga Brasil vs Belgia itu dianggap sebagai salah satu pertandingan terbaik selama Piala Dunia ini, yang menyajikan jual beli serangan sepanjang 90 menit.

Jika ada satu nama pemain Prancis yang paling berbahaya maka Kylian Mbappe wajib disebut. Pemain berusia 19 tahun itu menjelma menjadi senjata paling berbahaya Prancis di Piala Dunia ini.

Mbappe seorang diri mampu memorakporandakan pertahanan Argentina. Kehadirannya di lapangan pun membuat para bek lawan waspada, sebagaimana yang dikhawatirkan Thomas Vermaelen.

“Bagi saya, Kylian Mbappe adalah pemain terbaik di skuat Prancis. Dia sangat cepat dan bisa menentukan hasil tiap pertandingan dalam hitungan detik,” ungkap Vermaelen di fourfourtwo.

“Namun pemain lain seperi Ousmane Dembele, Olivier Giroud atau N’Golo Kante juga memiliki kekuatan masing-masing. Prancis adalah tim yang sangat kuat, tetapi bagi saya Mbappe adalah yang terbaik.”

Generasi emas Belgia kini memiliki peluang terbaik manjadi juara baru Piala Dunia yang pernah mereka dapatkan dalam beberapa terakhir. Vermaelen percaya Belgia hanya perlu mengulang penampilan terbaik mereka saat melawan Prancis nanti.

“Sekarang kami ingin melanjutkan perjalanan ini sampai akhir. Jika kami gagal mencapai final atau gagal menjadi juara dunia, itu akan menjadi hal yang sangat mengecewakan.”

“Beberapa jam setelah laga melawan Brasil kami langsung fokus ke pertandingan berikutnya melawan Prancis. Karena ambisi kami adalah memenangkan laga final.”

“Prancis selalu menjadi salah satu tim favorit menjadi juara turnamen ini. Mungkin laga ini akan lebih sulit daripada melawan Brasil,” pungkasnya.

Belgia diprediksi akan kembali menampilkan permainan terbuka saat melawan Prancis nanti. Pelatih Belgia, Roberto Martinez menegaskan bahwa bermain bertahan bukanlah kekuatan timnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>